Home

CEGAH KEKERASAN TERHADAP ANAK SEKARANG JUGA!!! Kekerasan terhadap anak sudah menjadi permasalahan utama yang sering kita jumpai. Kekerasan terhadap anak juga tidak hanya berpengaruh terhadap lingkungan sosialnya saja, melainkan orangtua juga berperan dalam menjaga dan mendidik anak dengan baik. Sering kali kita ketahui bahwa cara orangtua dalam mendidik anak tentunya berbeda-beda. Seperti orangtua yang memukuli anaknya apabila melakukan kesalahan seperti mendapat nilai yang jelek saat sekolah, melawan orangtua. Apakah cara seperti ini benar dilakukan? Apakah harus dengan menggunakan kekerasan agar anak menjadi patuh terhadap orang tua?

Menegur anak boleh saja dilakukan namun tidak boleh berlebihan. Karena justru menyebabkan anak tersebut menjadi frustrasi, takut, pendiam dan akan berdampak buruk terhadap masa depannya. Faktor yang kedua adalah faktor lingkungan sosial, seperti di lingkungan sekolah, teman belajar dan lingkungan sekitarnya. Orangtua harus memiliki peran yang aktif dalam melindungi anak-anak Anda dari kekerasan anak. Kasus-kasus yang terjadi pada anak cukup beragam mulai dari kasus bullying yang dilakukan oleh teman sekolah. Kasus bullying sudah menjadi permasalahan utama yang sering terjadi disekolah. Kasus bullying akan berdampak pada kondisi psikologi dan mental korban yang dapat menyebabkan frustasi bahkan kematian. Karena fungsi utama sekolah adalah mendapatkan ilmu pengetahuan, bukan mendapatkan kekerasan fisik. Sehingga peran orangtua sangat penting dalam mengawasi terhadap anaknya. Upaya yang dapat dilakukan oleh orang tua adalah

  • Perhatikan orang-orang yang berada dilingkungan anak anda. Anda harus memastikan bahwa tempat sekolah anak anda adalah tempat yang baik dan aman untuk menempuh pendidikannya
  • Perhatian sikap dan kekerasan yang ada ditubuh anak anda. Anda harus memerhatikan sikap anak anda, apakah anak anda menjadi semakin diam, takut ke sekolah atau suatu tempat, sering melawan. Perhatikan juga anggota tubuh anak anda, apakah ada memiliki tanda-tanda luka kekerasan ditubuhnya,
  • Perbanyak komunikasi dengan anak, menanyakan apakah ada masalah yang dihadapinya, sehingga anak anda bisa mengatakan hal-hal yang terjadi pada dirinya kepada anda.